Pasien terinfeksi Covid-19 terus naik.
Kapasitas rumah sakit menipis
Alat pelindung diri makin menipis
tak jarang alat alternatif yang membahayakan jadi pilihan.
Para tenaga medis mengorbankan raga demi raga yang lain. Kontak dengan sang virus setiap hari, tak sedikit dari mereka yang gugur.
4 dari 25 dokter ahli paru – paru yang terinfeksi, meninggal dunia.
Mereka semua bersatu menyatakan perang terhadap virus ini.
Kita tidak perlu ikut berperang melawan virus ini
Peperangan kita adalah melawan ego dan keangkuhan kita.
Mari kita menangkan peperangan kita, demi mereka memenangkan peperangan mereka.
Salam hormat dan doa untuk semua pihak yang terlibat sebagai garis terdepan.
Perawat dan tenaga medis lainnya,
Para dokter,
Petugas Kementrian,
Para Wartawan,
Aparatur negara,
BNPB dan Presiden.
dan semua yang harus bekerja melayani masyarakat di tengah pandemi ini.
termasuk juga para petugas kebersihan, pedagang jalanan, ojek online, pramuniaga, petugas transportasi umum, dan mereka yang dirasa tidak punya pilihan untuk bekerja dirumah.
Semoga kebaikan dan pengabdian kalian menjadi persembahan harum untuk Negara dan Tuhan Yang Maha Esa.
Amin.
